Efektivitas Pelatihan Digital Berbasis E learning dalam Meningkatkan Keterampilan pada Industri Food

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pendidikan
Rp. 100.000 Rp. 130.000
Qty :

Efektivitas Pelatihan Digital Berbasis E-Learning dalam Meningkatkan Keterampilan pada Industri Food and Beverages

Penulis : Fajar Abdurrachman, S.Sos., ?Reza Muhammad, S.IP., Winarti Kartika Putri, S. TP., M. Sc., Muhammad Rizal, S.M., Affan Dahrul Sanha, S.M., Muhamad Fathur Rachman, S. Ak., Siti Setiawati, S.Pd., Yogi Alif Firmansyah, S.T.

Editor: Dr. AGUSTINA MOGI S.Si., M.M

Sinopsis

Di tengah pesatnya arus disrupsi teknologi dan tingginya kompetisi, industri Food and Beverages (F&B) dituntut untuk bergerak lebih cepat, efisien, dan konsisten. Namun, karakteristik operasionalnya yang dinamis dan fluktuatif sering kali terbentur oleh tantangan klasik, yaitu tingginya angka turnover karyawan yang mencapai lebih dari 70% per tahun serta ketatnya regulasi standar keamanan pangan. Buku ini hadir sebagai solusi strategis yang membedah bagaimana transformasi model pelatihan—dari sistem manual konvensional yang mahal dan kaku, menuju ekosistem digital berbasis e-learning—menjadi kunci utama bagi organisasi untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang stabil dan adaptif di era modern.

Buku ini tidak sekadar menawarkan wacana teoritis, melainkan menyajikan landasan konseptual yang kokoh untuk memahami psikologi dan perilaku belajar karyawan digital. Melalui integrasi Teori Konektivisme George Siemens, Technology Acceptance Model (TAM) dari Davis, hingga konsep heutagogy (self-determined learning), pembaca diajak menyelami bagaimana sistem pembelajaran yang interaktif dan fleksibel mampu meningkatkan keterlibatan karyawan. Struktur pembahasan dirancang secara taktis untuk menjembatani kesenjangan keterampilan (skill gap) tenaga kerja melalui pendekatan inovatif seperti microlearning, yakni modul pembelajaran singkat berdurasi 3–5 menit yang fokus pada kompetensi spesifik di lapangan.

Nilai plus dari karya ini terletak pada kupasan praktis mengenai strategi penanaman pembelajaran langsung ke dalam alur kerja harian (Learning in the Flow of Work). Penulis memaparkan pemanfaatan teknologi Learning Management System (LMS) yang tersentralisasi untuk memotong beban kognitif staf operasional melalui metode just-in-time, seperti penempatan QR Code Station di area kerja kritis (dapur, bar, dan kasir). Lebih jauh, buku ini mengulas pentingnya integrasi sistem informasi terpadu yang menghubungkan LMS, HRIS, dan ERP, sehingga manajemen dapat mengukur dampak pelatihan terhadap produktivitas kerja dan kualitas pelayanan nyata melalui indikator Key Performance Indicator (KPI).

Pada akhirnya, buku ini merangkum seluruh implementasi tersebut ke dalam sebuah kesimpulan strategis mengenai pentingnya membangun Digital Training Integration (DTI) demi keberlanjutan bisnis jangka panjang. Dirancang dengan pendekatan aplikatif yang kaya akan studi kasus industri hospitality, buku ini menjadi rujukan wajib bagi para pemilik bisnis kuliner, praktisi Human Resources (HR), manajer operasional, serta akademisi. Buku ini membuktikan secara meyakinkan bahwa investasi pada ekosistem pelatihan digital bukanlah sebuah beban biaya administratif, melainkan sebuah aset kompetitif mutlak untuk melahirkan SDM yang tangkas (agile), menekan angka kesalahan kerja (human error), dan mengunci kepuasan pelanggan secara konsisten di seluruh jaringan outlet.